40 Cagar Tasawuf

“40 Cagar Tasawuf” adalah karya reflektif-sufistik yang menggabungkan kekayaan tradisi spiritual Islam dengan pembacaan mendalam terhadap fenomena alam, sejarah kenabian, dan dinamika sosial. Buku ini menyajikan empat puluh renungan yang berfungsi sebagai “cagar”—penanda batin untuk menjaga kemurnian jiwa manusia di tengah turbulensi zaman.

Dengan pendekatan epistemologis yang khas dalam tradisi tasawuf, buku ini menempatkan alam sebagai teks terbuka yang menuntun manusia pada kesadaran ilahiah. Pelajaran dari pohon pisang, tanah, langit, air, dan berbagai fenomena alam disajikan sebagai metafor spiritual yang menegaskan prinsip-prinsip tauhid, keikhlasan, dan ketundukan makhluk. Renungan tersebut mencerminkan pandangan para sufi bahwa setiap ciptaan membawa pesan, dan bahwa membaca alam merupakan bagian dari perjalanan menuju makrifatullah.

A Glocalization Cultural Based Course Book for Intercultural Understanding

This book focuses on glocalization as a phenomenon in intercultural understanding. Although it is defined as fitting global to local cultures, glocalization is more than that. Glocalization sends a message of harmony between the global culture that is superior and the local that is inferior. Through glocalization, the interaction of superior global culture and inferior local culture can be in harmony. To this point, it is assumed that internalizing intercultural competencies using intercultural communication has been going sufficiently well.

Agama, Tradisi, dan Transformasi Sosial: Dialektika Nilai, Identitas, dan Struktur

Buku bunga rampai ini hadir sebagai ikhtiar akademik untuk membaca dan menafsirkan praktik keberagamaan serta tradisi lokal melalui perspektif teori sosial. Beragam pendekatan teoretis digunakan oleh para penulis, mulai dari pemikiran Ibnu Khaldun, Pierre Bourdieu, Talcott Parsons, hingga Abraham Maslow. Pendekatan-pendekatan tersebut memberikan kerangka analitis yang kaya dalam menjelaskan bagaimana agama dan tradisi beroperasi dalam struktur sosial, relasi kekuasaan, serta kebutuhan manusia.

Ahadiyah dan Nuriyah (Eksistensi Realitas Universal)

Kitab Ahad merupakan akhir dari capaian dan tulisan. Walau Ahad bukan capaian, melainkan dicapaikan. Ahad bukan tulisan namun dituliskan. Beberapa pengalaman spiritual menyertai pada saat memikirkan, dan menuangkan pikiran dalam toreh tulisan ini. Suasana itu, hati yang bergetar, bahkan saat ilham (inspirasi) datang, penulis sujud syukur. Kondisi yang membuat diri menangis saat merenungi ayat-ayat, kalimat, laksana disiram dengan es salju. Bergonta-ganti suasana batin saat menuangkan-Nya.

Al-Jam’u (Keragaman Relativisme Menuju Kesatuan Absolutisme)

Latar belakang tulisan dari kitab Aljam’u ingin “nimbrung” dalam gegap gempita viral tasawuf yang lagi hangat nan anggun. Indah dalam makna, kehadiran kitab ini, pengarang ibaratkan pelangi setelah turun hujan. Masa kecil-ku di Pemangkat, melihat pelangi dikala senja menjelang waktu salat maghrib di surau Nurulhuda, Banjar Pesisir menjadi kampung paling indah, ibarat berada dibawah tenda besar warna-warni, cantik. Memengaruhi literasi yang banyak dibentangkan dalam kitab Aljam’u. Ilmu, asumsi, opini, observasi yang beragam (multi varian) hadir menemani sahabat pembaca. Sisi lain, ikut dalam kancah penulisan aroma batin (esoteris) Islam dengan meneladani jejak literasi (karya) para pendahulu. Adapun karya Aljam’u yang terhidang dihadapan pembaca, terbagi atas tiga chapter. A. Kisah. Memuat dua belas kajian tasawuf. B. Fadilah. Memuat tiga belas kajian tasawuf. C. Mubarakah. Memuat dua belas kajian tasawuf.

Al-Usmaniyah

Berjalan dan teruskan berjalan, jangan berhenti, sebab perhentian (halte) bukan tujuan, baru terminal, ada langit di atas langit. Sebagaimana syariat bertingkat, demikian juga hakikat dan ma’rifat. Gurunda mulia mengibaratkan bila manusia menduga telah berada di puncak gunung, sungguh yang lain pun telah merasa di puncak. Kata Ebiet G. Ade: “… yang terbaik adalah… segeralah bersujud… mumpung kita masih di… beri waktu… “

Alat Analisis Ekonomi Wilayah

Buku referensi “Alat Analisis Ekonomi Wilayah karya yang mungkin bukan pertama,tetapi lebih kepada pelengkap alternatif dari buku-buku yang telah terbit dengan kajian sejenis. Adapun perbedaan signifikan dari buku ini terletak pada teori dan alat analisis dengan rumusan-rumusan yang disederhanakan serta dilengkapi dengan contoh kasus sekaligus cara penyelesaiannya. Sebagai akademisi yang konsen dalam pengkajian ekonomi Islam, al fakir melihat tulisan ini dapat menjadi variable pendukung dalam mewujudkan keadilan distribusi ekonomi yang dalam konsep Islam tidak dijelaskan secara detail kecuali mencontoh kebijakan-kebijakan yang telah pernah diterapkan dalam masa kepemimpinan Rasulullah SAW., Khulafâ Rasyidah kemudian monarki Umawi maupun Abbasi sampai runtuhnya monarki Turki Ottoman. Dalam konteks kekinian Science of Economics tidak dapat dipertentangkan secara Apple to Apple dengan Nilai-Nilai Ekonomi Islam, akan tetapi dua disiplin ilmu ini dapat saling mengisi dan berkolaborasi untuk membentuk sebuah kebijakan pembangunan yang berorientasi kepada keadilan sosial dan pemerataan distribusi pembangunan itu sendiri secara proporsional.

Algoritma Tasawuf

Sinopsis algoritma tasawuf adalah mengawinkan dua disiplin keilmuan yang berbeda secara genetika. Algoritma merupakan induk ilmu fisika-matematika, sedang tasawuf merupakan induk ilmu meta-fisika dan meta-matematika. Keduanya berbeda isi (materi) dan berbeda pendekatan (metodologi). Novelty algoritma merupakan puncak pencarian eksakta kebenaran (truth). Novelty tasawuf merupakan puncak pencarian meta eksakta setelah kebenaran ditemukan (post-truth). Meski perkawinan silang tersebut masih jarang, namun gaungnya semakin kencang. Merespon permintaan gen-z tentang rumus matematika kehidupan dan rumus rahasia (sir) kehidupan, salah satu jawabannya adalah buku ini.

Ar-Ruh: Menyingkap Rahasia Martabat Alam

Jenjang syariat, thariqat, hakikat, ma’rifat merupakan empat suluk bagi salikin. Ma’rifatullah awal (muqaddimah) perjalanan ruh, dan akhir (khatimah) perjalanan ruh. Pengenalan terhadap diri dan jiwa (ma’rifaturruh) sebagai jalan ma’rifatullah. Singkat kata, kesaksian ruh terhadap Tuhan (mukasyafah rububiyah) merupakan sebuah keniscayaan. Niscaya, Tuhan berikan anugerah ladunni pada kampung batin setiap insan yang mau mencelupkan diri pada Allah (shibghatullah).

Asa Tiga Penjuru: Antologi Reportase Mendalam Jurnalis Pontianak Post

Pontianak Post genap berusia 50 tahun pada 2 Februari 2023. Setengah abad bukanlah waktu yang pendek bagi surat kabar bernama awal Akcaya untuk tetap berdiri tegak di tengah derasnya perubahan zaman.

Tentu saja, 50 tahun bukan pencapaian yang biasa-biasa saja. Tantangan demi tantangan telah berhasil dilalui. Pontianak Post membuktikan diri mampu bertahan di tengah berbagai gempuran: dari zaman kertas yang masih dominan hingga zaman digital saat ini.

Selama kurun waktu 1973 hingga saat ini, Pontianak Post telah memberi warna bagi perkembangan Kalimantan Barat. Sekaligus menjadi saksi penting berbagai peristiwa yang terjadi di Borneo Barat ini. Kehadirannya juga telah memberi arti penting dalam perjalanan kemerdekaan pers di Bumi Khatulistiwa.

Kini, di usia yang bisa dikatakan tak muda ini, Pontianak Post terus berkarya dan memainkan peran sebagai pemberi informasi, edukasi, hiburan, hingga kontrol sosial (watch dog). Menyuguhi para pembaca dengan sajian berita penting dan menarik setiap pagi adalah suatu kepuasan tersendiri.

Asesmen Otentik dalam Pembelajaran Abad 21 (Edisi Revisi)

Buku ajar ini merupakan edisi  revisi yang isinya menyesuaikan dengan asesmen pada kurikulum yang berlaku di sekolah. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pembaca, khususnya bagi calon pendidik dan pendidik dalam merancang asesmen otentik dalam pembelajaran.

Buku ini terdiri dari 3 bab. Setiap bab terdiri dari materi yang dilengkapi dengan teori-teori yang relevan dengan contoh-contoh dalam materi IPA. Buku ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan mempermudah pendidik, mahasiswa calon pendidik, atau peneliti dalam memahami asesmen otentik.

Augue adipiscing euismod

$199.00

Scelerisque facilisi rhoncus non faucibus parturient senectus lobortis a ullamcorper vestibulum mi nibh ultricies a parturient gravida a vestibulum leo sem in. Est cum torquent mi in scelerisque leo aptent per at vitae ante eleifend mollis adipiscing.